memaknai Surah Al Alaq ( Iqro' bismi robbikalladzi kholaq )

Sahabat,

apa yang saya tulis disini bukan karena saya sok tahu dan mungkin banyak dari tulisan saya kali ini yang tidak sesuai dengan tafsiran Alqur'an itu sebenarnya.
karena saya bukan seorang ahli tafsir AlQur'an.

saya pernah membaca sebuah surah di Al Qur'an bernama surah Al-Alaq yang artinya segumpal darah.

surah ini merupakan wahyu yang pertama kali Allah turunkan kepada Nabi Muhammad SAW melalui malaikat Jibril.

surat pertama tersebut berbunyi " Iqra" yang artinya " bacalah"
setelah membaca artinya secara sekilas dan dengan segala keterbatasan ilmu saya. maka saya ingin menyimpulkan sedikit.

mungkin dalam surat ini Allah ingin kita selalu membaca/mencari ilmu. dalam hal ini arti membaca bukan cuma sebatas melihat huruf huruf yang ada di buku. tapi juga membaca alam semesta yang merupakan ciptaan Allah dan membaca segala kekuasaan Allah.

dan dengan hasil membaca / mencari ilmu itu kita akan menjadi pintar, dan setelah kita pintar kita akan di muliakan banyak orang " Iqro wa robbukal Akrom" dan ada pula ayat yang artinya " Allah akan mengangkat derajat orang2 ber ilmu dan orang yang beriman dengan derajat yang lebih tinggi"

dalam dalam surat ini juga di ingatkan supaya kita tidak takabbur dan merasa pintar serta menyadari bahwa ilmu yang kita dapat itu dari Allah semata.
" 'alamal insana maa lam ya'lam"

dan dalam akhir surat ini juga terdapat ayat sajadah, yaitu ayat yang mengharuskan kita untuk sujud sajadah jika kita membacanya.
mungkin maksudnya ialah dengan ilmu yang telah kita miliki kita harus tawadu dan jangan merasa paling pintar. dan dengan ilmu itu harus kita gunakan untuk beribadah kepada Allah.

bukankah kita sudah melihat banyak orang yang berilmu dengan kuliah di perguruan tinggi tapi dengan ilmunya itu di gunakan untuk membuat kerusakan. seperti para pembalak liar yang menebangi hutan. padahal mereka orang pintar. para insinyur. tapi mereka tetap melakukan pengerusakan hutan.

dan kita juga telah di beri pengetahuan tentang mana yang baik mana yang salah. tapi tetap kita melakukan kesalahan tersebut.

kita juga sudah mengetahui bahwa mana yang haram mana yang halal, dan tahu akibat akan mekukan hal yang haram tersebut.tapi tetap kita melakukan hal yang haram itu.

sering kita merasa sombong dengan ilmu yang kita miliki, sehingga kita menghina orang lain yang hanya bisa mengeyam pendidikan yang lebih rendah.

saya bukanlah orang yang pintar, dan apa yang tulis ini adalah sebuah nasihat untuk saya sendiri agar saya tidak berhenti untu "IQRO" atau belajar. dan bisa menghargai orang lain.

maaf jika da kata2 saya yang salah.
saya harap dengan group rantai nasihat ini kita bisa saling menasihati dalam kebenaran , kesabaran dan marhamah.

wassalam
Posted on 13.20 by Ahry Almanggaray and filed under | 0 Comments »

0 komentar:

Poskan Komentar